Hubungan Perselingkuhan dengan Pendidikan TInggi
Data terbaru tentang hubungan Sekolah dengan perselingkuhan baru-baru ini di ungkap oleh LBH Apik.
Ternyata sekolah sampai tinggi tidak menjamin seseorang akan menjadi lebih baik dalam berkeluarga atau berhubungan. Data dari LBH Apik menyebutkan, ada lebih dari 50% pelaku perselingkuhan dilakukan oleh tingkat pendidikan sarjana.
Setelah sarjana, berturut-turut adalah Lulusan SLTA kemudian SLTP dan terakhir adalah lulusan SD. Tidak sama dengan tingkat pendidikan, perselingkuhan bisa terjadi pada seluruh lapisan ekonomi. Tak pandang bulu, kaya atau miskin, perselingkuhan tetap bisa terjadi.
Rata-rata perselingkuhan dalam keluarga terjadi pada usia pernikahan 10 sampai dengan 15 tahun. Tidak hanya perselingkuhan, dari data LBH Apik, poligami juga banyak di lakukan oleh pria dengan pendidikan tinggi. Dari 36 orang pasangangan poligami yang di survei, 18 pasang diantaranya adalah lulusan Universitas. – http://www.konseling.net/



